Negeri Agung pada awal mulanya merupakan Kampung Adat yang yang didirikan oleh Minak Rio Sidang Penatu didalam Wilayah Hukum Adat Marga Selagai Lingga, saat itu Kampung Negeri Agung berada di hulu Way Pengubuan. Pada tahun 1907 Kampung Negeri Agung pidah ke daerah hilir (Kampung Negeri Agung sekarang) dan dipimpin oleh Raja Usul.
Pada tahun 1924 Marga Selagai Lingga yang didalamnya ada 4 (tiga) Kampung yaitu : Kampung Negeri Agung, Kampung Tanjung Ratu dan Kampung Negeri Agung dan Kampung Gedung Harta masuk ke wiayah hukum Kabupaten Lampung Utara namun karena sesuatu dan lain hal pada tahun 1954 kembali masuk ke Lampung Tengah berada di wilayah Kecamatan Padang Ratu
Kampung Negeri Agung telah beberapa kali memekarkan diri, kampung-kampung yang dimekarkan adalah sebagai berikut :
- Kampung Gedung Harta dimekarkan pada Tahun : 1920
- Kampung Lingga Pura dimekarkan pada Tahun : 1975
- Kampung Marga Jaya dimekarkan pada Tahun : 1978
- Kampung Negeri Jaya dimekarkan pada Tahun : 2006
Karena adanya Pemekaran Kecamatan Padang Ratu pada tahun 1992, Kampung Negeri Agung dipercaya menjadi Pusat Pemerintahan Kecamatan Selagai Lingga,
Secara berkesinambungan Kepala Kampung Negeri Agung adalah sebagai berikut :
- Bapak JAWO LAPPUNG : 1927 s/d 1931
- Bapak BALO SERIBU : 1931 s/d 1935
- Bapak PUTING ALAM : 1935 s/d 1941
- Bapak RAJO MAHKLUK : 1941 s/d 1946
- Bapak RAJO DUNIO : 1970 s/d 1980
- Bapak RAJO TIHANG : 1946 s/d 1967
- Bapak SARIP St. PUSAT : 1967 s/d 1999
- Bapak A R S A D : 1999 s/d 2013
- Bapak IRNASIN, SP : 2013 s/d 2019
- Bapak taufik Hidayat :2020sampai sekarang